Skip to main content

Kain Batik Cap Pyur

Batik cap dengan motif-motif khas Sulawesi Tengah. Pembuatan kain batik cap diawali dengan pembuatan desain, lalu dilanjutkan dengan pembuatan cap. Cap yang sudah jadi digunakan dalam proses pengecapan ke atas kain, dan kemudian dilanjutkan dengan pewarnaan. Tergantung berapa warna yang diinginkan dalam satu kain, setelah diwarna sekali, beberapa bagian kain akan ditutup dengan malam dan diwarna lagi. Untuk pewarnaan, pewarna yang digunakan adalah pewarna sintetis seperti indigosol dan naptol. Proses terakhir adalah perebusan kain untuk melepas malam (lorod). Setelah dilorod, kain dijemur di tempat yang tidak terkena matahari langsung untuk menjaga ketahanan warna.